Rabu

Tabrakan Di Kasur

Sesuai dengan janji saya bahwa di Blog ini akan tampil sebuah Cerita tentang “Tabrakan Di Kasur”
Ehem, ehem (Rada serak dikit)
Kemarin waktu saya berkunjung ke Chat Rom Indo 15 terjadi sebuah perdebatan yang berawal dari kalimat “Assalamwalaikum”
Kronologi :
Seseorang Join ke Chat Room Indonesia 15 dengan isi Typingannya “Assalamualaikum”
Beberapa jawaban terlihat dengan “wa’assalamualaikum wb wk”
Sebenarnya kalimat itu sudah akrab banget terjadi di room dan sangat sering di gunakan di awal-awal perbincangan. Dan mungkin sebagian merasa bosan dengan kalimat itu. Sehingga beberapa ID tidak menjawab salam tersebut.
Tapi, (ada tapinya) seseorang yang baru masuk Room tersebut dan yang mengucapkan salam itu merasa kurang puas Cuma dengan 3 jawaban. Lalu ia bilang
“Siapa yang dak jawab Tabrakan besok” menurut penilaianku kurang bagus. Entahlah penilaian siapa itu bahwa kalimat tersebut bagus.
Setelah semua itu terlontarkan lewat typingan masing-masing. Sebagian ID merasa keberatan. Lalu seseorang mengatasi dengan mengarahkan kalimat tersebut ke ranjang, yaitu “Tabrakan di Kasur”
Nah dengan keadaan yang kurang fit oleh karena koneksi yang lelet sekali. Aku terasa malas bercerita panjang.
Singkatnya saja
Pada suatu hari, seorang ibu-ibu melapor ke polisi dengan judul pengaduanya “Tabrakan Di Kasur”
Sangat di sadari dengan kesopanan si ibu tersebut selalu menggunakan kata-kata istilah saat menyampaikan beberapa kalimat. Sehingga kalimat dengan selingkuh pun sangat di atur dengan sedemikian rupa, yaitu “Tabrakan di kasur”.
“Aku menuntut si Max harus bertanggung jawab terhadap perbuatanya terhadap Putriku”
“Ada apa dengan putri ibu?” Tanya Polisi
“Putriku di tabrak Si Max sampai bengkak tubuhnya” jawab si ibu dengan serius sekali
Sang polisi pun mulai serius menangani masalah ini. Dan polisi itu pun mencoba memintai keterangan yang jelas dari si ibu tersebut.
Polisi : “Kejadian itu terjadi kapan ibu?”
Ibu : “Terjadi selasa malam dia bersama dengan putriku” jawab si ibu dengan berlebihan.
Polisi: “OK sekarang ibu jawab saja apa yang kutanyakan ya? Jangan di perpanjang-panjang biar bagus laporannya” ujar polisi dengan menenangkan dan memberikan air minum gelas ke si ibu tersebut.
Polisi : “Nah kejadianya selasa malam ya bu?, berarti Malam Rabulah”
Ibu: Ia, itu tepat malam rabu dia datang ke rumah dengan membawa motor keren” ujar si ibu lagi.
Polisi: “O…..h begitu ya bu!”
Polisi 2 : “Macam mana pula lah kau ibu, ibu hanya menjawab pertanyaanya sajalah jangan di terangkan semua hah” ujar seseorang Polisi dari sebelah yang juga tertarik dengan masalah tersebut.
Ibu : “Aku uda steress banget pak” ujar si ibu sambil menggelengkan kepalanya.
Polisi 2 : “Lebih siteress lah kami kalau ibu begitu ngomongnya” ujarnya dengan kesal
Polisi 2 : “Dengarkanlah pertanyaan dari Bapak itu” Tambahnya
Polisi : “OK Tabrakanya tepat malam Rabu, Kira kira jam berapa ibu?” Tanya polisi dengan tegas dan senyum
Ibu : “Kira-kira jam 12 Malam lebih”
Polisi 2 : “Nah Begitulah, biar kita enak dikit” Ujar polisi yang memperhatikan masalah tersebut.
Polisi : “Tabrakan Dimana ibu?” Tanya polisi dengan lembut.
Ibu : “Di kasur” jawab si ibu dengan cepat dan tepat.
Polisi 2 : “Bah, motor siapa pula yang masuk ke kamar ibu?” Ujar Togar tercengang.
Polisi 2 : “Hebat kali kasus ini, hebat kali pasti ada factor-faktor dari masalah yang berlalu” Ujar Togar sambil memandangi si ibu yang masih lumayan awet muda itu.
Polisi : “Motornya rusak gak ibu?”
Ibu : “Nggak, motornya kan di parkir di luar pak”
Polisi 2 : “Bah, bah, bah hebat, hebat, hebat hebat kali ini” ujar Togar sambil menggeleng-gelengkan kepalanya
Polisi : “Jedi yang nabrak putri ibu motor siapa?”
Ibu : “E……. bukan motor yang nabrak pak” kata si ibu sambil menamparkan tanganya ke tangan polisi tersebut dengan lembut.
Polisi : “Jedi yang nabrak apa dong?”
Ibu : “Itunya, loh pak itu tu………” tutur si ibu dengan rasa malu-malu
Ibu : “Coba kita praktekkan pak, ada kasur gak disini?” Tanya si ibu kepada Polisi tersebut.
Polisi : “O.h ada, ada sama motor juga ada” ujar polisi degan percaya diri
Lalu polisi itu mengambil motor dan memboncengnya ke kamarnya. Sedangkan si Togar masih mengintrogasi seseorang yang sama kasusnya “Menabrak”
Setelah samapai ke Kostan polisi tersebut si ibu menyuruh Polisi itu memarkirkan motornya di samping kontrakan itu. Lalau si Polisi itu di suruh di luar dulu sebentar.
Ibu : “Bapak di luar dulu nanti ketok pintunya ya?” ujar si ibu
Polisi : “ya, ia, ia” Jawab si Polisi sambil menunduk-nundukkan kepala.
Selang 10 detik si ibu itu masuk ke kamar Polisi tersebut. Lalu si Polisi mengetok pintu.
Polisi “Tok tok tok” Si Polisi megnetok pintu
Ibu : “Masuk aja gak di kunci kok” ujar si ibu dari dalam kamar.
Polisi “Lalu gimana lagi bu” ujar Polisi
Ibu : “Masuk aja pak ke kamar”
Polisi : “uda gitu gimana lagi?” Ujar Polisi itu bertanya
Ibu : “Bukalah bajuku pak” Ujarnya sambil memandang Polisi itu dengan lembut.
Setelah semua selesai mereka pergi ke kantor.
Polisi 2 : “bah, masih ada yang tabrakan di kamar tadi?” uja Togar sambil senyum kepada Polisi itu.
Ibu : “Hehehe bapak bisa ajjah;))” ujar si ibu
Polisi : “Udalah bu, selesaikan secara kekeluargaan dulu lah bu” ujar polisi itu
Polisi 2 : “Betul kali bu, kalau kita selesaikan disini pasti akan lebih rumit lagi terhadap pengitrogasi kita” Ujar Togar dengan senyum.

Lalu si ibu itu pergi dan berlalu sambil berkata “I love You”
Polisi 2 : “Bah pintar kali kau rupanya bahasa inggris bah” ujar si Togar sambil tertawa bahak.
Uda deh aku capek

Terimakasih, yang jelas gw gak ingkar janji hahahahahahaha

2 Comments:

LimaLimaLimaLimaLima said...

hahahahahahahahahahahahahahahahahaha

Anonim said...

Mantap dah hahaha :))